Portugal Mengakui Itu Harus Diversifikasi Melewati Pariwisata Internasional

Sektor pariwisata Portugal akan kehilangan 60. 000 pekerjaan tarikh ini saja karena dampak pagebluk virus korona dan pemulihan sedang jauh, kata Sekretaris Pariwisata Rita Marques pada hari Senin.

Beberapa wilayah negara harus mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada pariwisata setelah pandemi, kata Marques juga kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

Dia memperkirakan peningkatan kunjungan internasional akan terjadi pada kuartal ketiga 2021, tergantung pada keberhasilan vaksin COVID-19, tetapi perlu waktu hingga 2023 bagi mereka untuk kembali ke tingkat rekor pra-pandemi.

Tahun morat-marit, Portugal memiliki lebih dari 16, 4 juta pengunjung asing.

“Kami tahu ini akan sulit, ini akan memakan waktu, ” kata Marques, menambahkan bahwa Portugal berusaha menjadi salah satu yang pertama mendapatkan keuntungan ketika orang diizinkan untuk bepergian dengan bebas lagi.

Pariwisata sangat penting untuk pemulihan Portugal dari krisis ekonomi & utang 2010 dan Marques yakin itu akan membantu Portugal sembuh dari pandemi.

Namun, beberapa daerah terlalu bergantung pada pariwisata, katanya, menyerukan pengembangan sektor lain di sana dan meningkatkan daya saing internasional itu.

Daerah semacam Algarve selatan, terkenal dengan pantai dan lapangan golfnya dan pertama populer dengan pengunjung Inggris, termasuk yang paling terpengaruh.

Di Algarve, industri pariwisata tidak hanya menderita akibat buah ekonomi dari pandemi, yang memajukan jumlah pengangguran terdaftar naik 134% menjadi 24. 088 bulan berantakan dari tahun lalu, tetapi pula dari kekhawatiran tentang implikasi Brexit.

Sangat penting tidak hanya untuk mengembangkan zona lain tetapi juga untuk menarik lebih banyak wisatawan dari pasar selain Inggris ke Algarve, cakap Marques.

" Kami perlu melakukan diversifikasi… tetapi kami akan bekerja untuk menjamin Algarve terus menyambut semua karakter Inggris – tidak peduli apa yang terjadi dengan Brexit, " kata Marques.

Industri pariwisata menyumbang sekitar 15% terhadap produk domestik bruto Portugal pada 2018, data resmi terbaru menunjukkan.

Sekalipun sektor itu runtuh karena pandemi, dengan pendapatan turun hampir 65% antara Januari dan September, Marques mengatakan penduduk yang memilih untuk menghabiskan liburan mereka lebih depan ke rumah telah memberikan tumpuan kepada sektor tersebut.

“Saya yakin pariwisata domestik akan bertahan, ” katanya.

Sumber: https://skift.com/2020/11/25/portugal-admits-it-must-diversify-beyond-tourism/